Posted by : fransool
Sabtu, 12 April 2014
DARI luar, sosok pria
sangat kuat dan tegar. Ketika patah hati, apakah ketegaran tersebut masih
terpancar ? Patah hati bagi siapapun merupakan hal tersulit untuk dilewati. Walaupun tampaknya wanita
lebih lekat dengan kesedihan berlarut-larut, nyatanya pria mengalami hal
serupa. Simak cara kaum adam melarikan kesedihan akibat patah hati dan
solusinya membangkitkan semangat hidup :
Berpesta
Setelah mengakhiri hubungan, sudah menjadi
stereotip bila pria akan berpesta kembali ke kehidupan normal dan bergaul
dengan teman-teman mereka. Berpesta ria setelah putus menandakan pemulihan yang
cepat karena mereka dapat mengalihkan emosi yang membuatmua tidak nyaman.
Berbeda dengan wanita yang jauh lebih terbuka mengekspresikan perasaan, pria
menangani emosi mereka dengan kesenangan.
Memulai kencan baru
Stereotip umum tentang perilaku orang putus
cinta adalah mereka mulai berkencan dengan orang baru. Meskipun membuatnya
seperti melupakan hubungan mantan dengan mudah, kenyataannya ini langkah yang
sering diambil.
Ketika sebuah hubungan berakhir, salah satu hal
yang ingin dilakukan pria adalah membuka diri dan mencoba untuk siap dengan
risiko untuk tersakiti kembali. Rencana yang awalnya hanya ingin meluangkan
waktu bersama teman wanita, akhirnya mengarah pada hubungan yang baru. Hubungan
ini memungkinkan mereka untuk meningkatkan harga diri usai putus.
Pergi ke gym
Setelah putus, pria biasanya mulai fokus pada
penampilan fisik. Walaupun mungkin ia ingin mencari perubahan penampilan
sebagai seorang "single", nyatanya pria sangat nyaman dengan cara ini
dalam meluapkan emosinya.
Orang sering melihat kesedihan dan kerentanan
yang datang akibat patah hati sebagai kelemahan yang pada gilirannya
menyalurkan emosi ke dalam perasaan marah dan agresi. Aktivitas fisik dianggap cara ampuh untuk
menyingkirkan emosi negatif yang masih melekat.